Apa
yang terjadi jika batang pohon yang sudah tua kita coba untuk luruskan?
Maka
kita akan merasa sulit karena sudah terlalu kuat bahkan mungkin akan patah. Begitu
juga dengan karakter seorang anak. Jika anak kita sudah menginjak dewasa maka
kita akan merasa sulit untuk merubah kebiasaan negatifnya. Misalnya kebiasaan
makan sambil berdiri, bangun kesiangan ataupun terlalu lalai terhadap waktu.
Jika kebiasaan tersebut sudah melekat pada diri anak hingga dewasa maka sulit
untuk merubahnya. Maka bangun mental anak dengan pembiasaan positif sejak dini,
sehingga akan menjadi karakter positif ketika dia dewasa kelak
1. Membiasakan
berkata jujur
“Bilang ya ayah sedang
pergi kalo ada yang menanyakan” mungkin amanat itu pernah terucap pada anak
kita dalam kehidupan sehari-hari. Anak disuruh mengatakan bahwa orang tua
mereka tidak ada di rumah sedangkan mereka tidak pergi kemana-mana. Maka secara
tidak langsung kita mengajarkan mereka berbohong. Mulailah untuk berkata jujur
pada anak dan ajarkan mereka untuk selalu jujur meskipun terasa berat.
2. Mengajak
anak untuk beribadah
Keimanan adalah pondasi
kuat yang harus dimiliki anak sebagai modal dalam dirinya. Maka tanamkan
keimanan dalam diri anak sedini mungkin. Salah satunya adalah mengajak anak
untuk salat, belajar puasa bahkan mengajaknya untuk melakukan ibadah sunah
ketika mereka sudah mampu.
3. Bangun
pagi
Jangan biarkan anak
bangun siang sekalipun libur sekolah. Biasakan untuk membangunkan mereka lebih
awal. Bangun pagi bukan hanya sehat namun anak akan lebih banyak waktu untuk
menyiapkan segala keperluannya sendiri. Mulailah hari dengan membangunkan
mereka lebih awal jika sudah kuat bangunkan mereka sebelum adzan subuh
berkumandang.
4. Membantu
pekerjaan rumah
Anak-anak bukanlah King atau Queen di rumah yang semua kebutuhannya orang tua siapkan. Libatkan
mereke untuk membantu pekerjaan rumah sesuai dengan usianya. Bukan hasil yang
kita inginkan tapi proses anak untuk belajar bagaimana sulit dan lelahnya orang
tua mereka ketika harus bekerja dan menyelesaikan pekerjaan rumah seharian. Hal
ini akan menimbulkan rasa empati dan tanggung jawab pada anak
5. Mengajaknya
mengatur waktu
Ajak mereka berdiskusi
dan menuliskan semua kegiatannya. Biarkan mereka mencantumkan waktu kapan
mereka melakukan tangung jawabnya untuk belajar, istirahat bermain dan membantu
orang tua. Jangan biarkan waktu mereka tidak produktif. Mengajak mereka untuk
mengatur waktunya adalah salah satu bekal anak untuk lebih disiplin dalam hidupnya
6. Biarkan
mereka menentukan pilihan
Berikan kesempatan kepada
anak untuk menentukan pilihan sekalipun pilihan mereka bertolak belakang dengan
keinginan kita. Ketika orng tua mengajarkan anak untuk mampau menentukan
pilihannya sejak dini tentu saja dengan memberikan pandangan kepada anak atas
pilihannnya. Maka secara tdak langsung orang tua mendidik anak-anak untuk memiliki
prinsip dalam hidupnya
Pembiasaan
kecil yang diterapkan orang tua sejak dini kepada anak adalah pembelajaran yang
akan sangat berpengaruh ketika mereka dewasa bahkan ketika mereka kelak menjadi
orang tua. Jangan biarkan anak anteng dengan kebiasaan buruknya dan orang tua
menganggap hal itu wajar karena mereka masih kecil. Semakin dini diperbaiki
maka semakain mudah orang tua untuk mengarahkan mereka melakukan pembiasaan
positif.


