Sabtu, 26 Agustus 2017

3 Hal yang Wajib Dipelajari Wanita



Topik tentang wanita seolah tak pernah habis dari mulai fashion, karier hingga serba-serbi rumah tangga dan parenting. Wanita adalah makhluk yang tercipta dari tulang rusuk laki-laki. Namun, tidak sedikit tulang rusuk tersebut mampu menjadi tulang punggung sebuah keluarga karena suatu hal. Artinya wanita dengan segala keterbatasannya akan berubah menjadi wanita tangguh dan harus menjadi wanita mandiri karena sebuah kondisi. Misalnya karena perceraian, suami meninggal dunia ataupun sakit bahkan ketika suami mengalami PHK.
Maka wanita tidak bisa dipisahkan dari belajar. Pembelajaran yang tidak harus selalu berada di dalam kelas. Namun, sebuah pengalaman diri sendiri ataupun orang lain dapat dijadikan sebuah pembelajaran hidup. Salah satunya wanita harus mempelajari 3 hal agar kehidupannya menjadi lebih baik dan bermakna.

1.  Belajar mengatur waktu
Hilangkan image bahwa wanita identik dengan gosip ataupun mengobrol. Karena kegiatan ini adalah salah satu pembunuh waktu. Awalnya hanya sekedar menanyakan kabar namun, kadang kita syik membahas yang lain hingga satu, dua jam bahkan lebih bisa hilang begitu saja. Atau kegiatan menunggu sekolah si kecil yang kadang menghabiskan waktu beberapa jam. Tidak ada yang salah dengan kegiatan mengobrol atau menunggu si kecil si sekolah. Namun, akan lebih baik jika kita mampu mengatur waktu sehingga lebih produktif. Misalnya batasi waktu mengobrol, jika si kecil sudah mandiri maka biarkan dia di sekolah belajar bersama guru dan teman-teman. Sehingga waktu menunggu bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan lain yang lebih produktif.

2. Belajar menata hati
Bukan hanya waktu yang harus kita atur. Ternyata hati pun harus selalu ditata sehingga menciptakan suasana  nyaman yang akan memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Pesimis, iri, kesal atau berpikir negatif akan membuat hidup terasa sempit. Wanita harus selalu optimis karena anak-anaknya kelak tumbuh dengan pola asuhnya. Jika dengan masalah kecil sudah putus asa bagaiman mendidik anak-anak mandiri dan tegar menghadapi kehidupan.

3. Belajar mengelola keuangan
Manajemen keuangan tidak hanya milik sebuah perusahaan atau intansi tertentu. Keuangan dalam sebuah rumah tangga pun harus dimanage agar terarah. Maka salah satu keahlian yang harus dimiliki wanita adalah pandai mengatur keuangan keluarga. Sehingga baik gaji suami atau istri tidak hanya sekedar “Terima Kasih”. Maksudnya hanya menerima gaji dan mengasihkan kembali ke pos yang sudah menanti. Maka disinilah seorang istri harus pandai mengelola pos keuangan keluarga. Atur semua pengeluaran dalam keluarga sesuaikna dengan pendapatan. Jangan ada istilah gaji sebulan habis dalam seminggu bahkan beberapa hari. Jika hal itu terjadi maka sudah dipastikan keuangan keluarga tidak sehat.


            Baik working mom ataupun full time mom wanita harus tetap belajar. Karena sekolah pertama bagi anak-anak adalah rumah dan guru pertama mereka adalah IBU. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar