Apa
yang terlintas di benak kita sebagai seorang istri jika suami ingin resign?
Mungkin
sebagian istri akan merasa ketakutan dan cemas terutama tentang financial.
Apalagi jika istri full time mom yang
tidak terlibat dalam perekonomian keluarga sehingga tumpuan harapan hanya pada
satu titik yaitu suami. Namun adapula istri yang mendukung atas keputusan
suaminya. Tentu dengan beberapa konsekuensi yang harus dijalankan. Karena
memutuskan resign tanpa pertimbangan apalagi tidak ada persiapan, itu sama saja
mengundang sebuah masalah pribadi dan keluarga terutama masalah keuangan
keluarga.
Banyak penyebab seseorang memutuskan
resign meskipun gaji yang mereka terima cukup besar. Kejenuhan, merasa tidak
berkembang ataupun bekerja dibawah tekanan menjadi salah satu penyebab seseorang
ingin keluar dari zona aman kaum gaji. Bagi kamu yang memiliki keinginan resign
dari tempat kerja maka 5 hal berikut bisa jadi pertimbangan
1.
Memiliki
loncatan pekerjaan
Jangan pernah
memutuskan suatu hal tanpa pertimbangan. Begitu pula ketika seseorang
memutuskan untuk resign. Jika keputusna tersebut adalah sebuah keputusan akhir maka
anda harus sudah mempersiapkan loncatan pekerjaan baik itu bekerja di tempat
baru atau membuka usaha sendiri. Jangan sampai resign dari pekerjaan hanya akan
menambah beban karena kebutuhan hidup harus tetap dipenuhi.
2.
Cover
tabungan
Meskipun menjadi syarat
yang sedikit berat namun mau tidak mau kita harus mempersiapkan tabungan untuk
menutupi kebutuhan pasca resign. Misalkan ketika kita memutuskan untuk membuka
usaha maka sebulan, dua bulan bahkan satu tahun kemungkinan kita tidak akan
langsung menikmati keuntungan namun sebaiknya kita akan lebih fokus bagaimana mengembangkan
saha yang baru dirintis. Maka cover tabungan ini akan mengatasi kebutuhan
harian yang tidak bisa ditolak
3.
Ilmu
dan semangat untuk belajar
Banyak yang memutuskan
resign dari kantor dan terjuan ke dunia bisnis. Kita perlu berikan acungan
jempol atas keberaniannya keluar dari zona aman. Namun, keberanian ini harus
diimbani dengan ilmu dan semangat bekajar. Karena membangun sebuah bisnis
membutuhkan ilmu dan proses. Belajar dari para enterpreneur yang sukses
bagaimana mereka menikmati proses jatuh bangun dalam membangun usahanya. Era
digital saat ini banyak memberikan banyak peluang bagi kita untuk belajar dari
pakarnya. Bahkan dengan budget yang ramah di kantong kita siap menjadi gelas
kosong untuk menyerap semua ilmunya.
4.
Mental
Terkadang sulit bagi
sebagian orang melepas “dasi” dan terjun dalam dunia baru yang mungkin tanpa
seragam apalagi berdasi. Namun, mental yang kuat akan mampu melalui itu semua.
Jadilah pribadi yang memiliki mental kuat ketika menikmati proses. Jika ketika
menjadi karyawan setiap bulan menerima gaji maka siapkan mental ketika resign
dan memutuskan membuka usaha sendiri maka kita yang harus kreatif agar tetap
bisa gajian.
5.
Jaringan
yang luas
Dunia kita bukan hanya
sebatas meja kerja. Tak ada alasan untuk “kuper” apalagi tidak bersosialisasi. Ciptakan
jaringan yang luas, jadilah pribadi yang humble
sehingga memiliki banyak relasi. Jaringan yang luas dan relasi yang banyak akan
membuka sebuah peluang bisnis. Bahkan bukan hanya sekdar bisnis namun kia mampu
bersilaturhami dengan banyak orang. Mengenal beragam karakter dan belajar menghadapi
keunikan setiap orang.
Jika
resign menjadi sebuah keputusan maka alangkah lebih baiknya kita sudah
mempertimbangkan 5 hal tersebut. Sehingga hak keluarga tetap bisa dipenuhi dan
kita bisa menciptakan suasana baru dengan sebuah harapan yang lebih baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar